Cuma Figuran, Musim Donny Van De Beek "Amat Menyakitkan" Di Manchester United
Menurut sang agen, Donny van de Beek mengalami musim yang “sangat menyakitkan” di Manchester United selama 2020/21. Ia juga mengaku bahwa kliennya tak mendapatkan jaminan menit untuk musim ini.
Pembelian gelandang Belanda itu menjadi sorotan musim lalu, pasalnya Ole Gunnar Solskjaer sudah punya banyak pemain kreatif di dalam skuadnya.
Van de Beek yang jarang dipilih pun kesulitan memberikan kontribusi nyata di Old Trafford, sehingga masa depannya sering menjadi bahan spekulasi.
Agen Van de Beek, Guido Albers, berkisah kepada talkSPORT : “Donny senang karena klub sangat memercayainya, namun musim lalu sangat menyakitkan karena ia tidak banyak bermain. Ia sudah siap menghadapi ini. Ini soal pilihan dan timing, Anda harus terima. Ia meneken kontrak enam tahun, tetapi ia ingin bermain.”
“Dalam beberapa pekan terakhir ia menunjukkan ia siap menyambut musim baru dan menunjukkan apa yang disukai klub. Jadi kita lihat saja beberapa bulan ke depan, apakah [United] akan memainkannya atau tidak.”
“Semoga mereka akan menggunakannya, jika tidak kami harus mencari solusi lain, tapi rasanya tidak perlu.”
“Dalam beberapa bulan ke depan, akan kian jelas apakah Donny bisa menjadi pemain Man United yang sangat bagus dan menyenangkan para penggemar yang selalu mendukungnya. Ia akan sukses.”
Albers mengakui usahanya dan sang klien untuk hengkang di bursa transfer musim panas ini, meski tidak berhasil.
Van de Beek, yang cuma mengemas empat start di Liga Primer musim lalu dan masih belum bermain barang sedetik pun, tidak punya jaminan situasinya akan membaik musim ini.
Albers berkata: “Pelatih tak akan pernah melakukan ini. Jadi tidak, ia tidak mendapat jaminan dan menurut saya itu masuk akal. Pelatih punya pekerjaan dan begitu pula dengan pemain.”
“Pada akhirnya, jika mendapatkan kesempatan, mendapatkan menit bermain, bugar dan bermain bagus, Anda bertanggung jawab atas karier Anda sendiri. Ia tidak mencari jaminan. Ia bekerja keras setiap hari dan jika diberi kesempatan ia akan berusaha sekuat tenaga.”
“Ia sabar. Ia pria baik. Masalahnya lingkungan yang sudah tidak sabar lagi. Orang-orang yang menuliskan tentangnya tidak tahu kisahnya, mereka semua mengarang ceritanya sendiri-sendiri. Begitulah 2021.”
“Pada akhirnya ia ingin bermain, tapi harus terima bahwa ia mesti lebih bersabar lagi.”
“Dia bukan tipe orang yang melakukan hal gila dan mengubah mentalitasnya. Menurut saya semua orang akan menikmati kualitasnya dalam beberapa bulan ke depan.”
United akan kembali beraksi di kancah domestik Sabtu (11/9) depan dengan menjamu Newcastle United.